Berikut arti
kode-kode bunyi beep pada BIOS PC yang sering ditemukan :
- AWARD
BIOS :
- 1
beep pendek → PC dalam keadaan baik
- 1
beep panjang → Problem di memori
- 1
beep panjang 2 beep pendek → Kerusakan di modul DRAM parity
- 1
beep panjang 3 beep pendek → Kerusakan di bagian VGA.
- Beep
terus menerus → Kerusakan di modul memori atau memori video
- AMI
BIOS :
- 1
beep pendek → DRAM gagal merefresh
- 2
beep pendek → Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem
memori)
- 3
beep pendek → BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama
- 4
beep pendek → Timer pada sistem gagal bekerja
- 5
beep pendek → Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
- 6
beep pendek → Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
- 7
beep pendek → Video Mode error
- 8
beep pendek → Tes memori VGA gagal
- 9
beep pendek → Checksum error ROM BIOS bermasalah
- 10
beep pendek → CMOS shutdown read/write mengalami errror
- 11
beep pendek → Chache memori error
- 1
beep panjang → 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak
- 1
beep panjang → 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal
- IBM
BIOS :
- Tidak
ada beep → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1
beep pendek → Normal POST dan PC dalam keadaan baik
- Beep
terus menerus → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- Beep
pendek berulang-ulang → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak
terpasang
- 1
beep panjang 1 beep pendek → Masalah Motherboard
- 1
beep panjang 2 beep pendek → Masalah bagian VGA Card (mono)
- 1
beep panjang 3 beep pendek → Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
- 3
beep panjang → Keyboard error
- 1
beep, blank monitor → VGA card sirkuit
Kode beep pada Phoenix BIOS sedikit berbeda dengan
bunyi beep pada type
BIOS lainnya. Pada PHOENIX serangkaian beep akan dipisahkan oleh jeda,
jadi tidak menurut panjang atau pendeknya, misalnya : beep - beep beep - beep -
beep beep akan
menjadi 1-2-1-2
- 1-1-4-1
→ Kesalahan Cache (Level 2)
- 1-2-2-3
→ ROM BIOS Checksum
- 1-3-1-1
→ DRAM Segarkan Uji
- 1-3-1-3
→ Keyboard kontroler uji
- 1-3-4-1
→ RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori)
- 1-3-4-3
→ RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori
- 1-4-1-1
→ RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori
- 2-1-2-3
→ ROM pemberitahuan hak cipta
- 2-2-3-1
→ Test untuk interupsi tak terduga
- 1-1-4
→ BIOS rusak
- 1-2-1
→ Motherboard rusak
- 1-3-1
→ Masalah RAM, RAM tidak terpasang dengan baik
- 3-1-1
→ Motherboard Rusak
- 3-3-4
→ Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik.
A. Kode Bunyi atau Suara
Seperti
yang sudah dijelaskan di atas, bahwa setiap kesalahan memiliki pola bunyi
beep-nya sendiri-sendiri dan berbeda antar BIOS yang digunakan! Jadi silahkan
sesuaikan dengan BIOS masing-masing.
1. Kode Error Suara Untuk BIOS Jenis
AMI-BIOS
- Beep
1x – RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar. Solusinya,
lepaskan RAM lalu bersihkan alur PCB pada kaki RAM menggunakan penghapus
dan pasang kembali. Jika masalah berlanjut, coba cari pinjaman RAM yang
sesuai sebelum membeli yang baru.
- Beep
2 x – RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
- Beep
3 x – RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
- Beep
4 x – Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan
kemungkinan perlu diganti.
- Beep
5 x – Processor bermasalah. Perlu diganti.
- Beep
6 x – Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang
dengan benar. Cek soket keyboard yang menancap pada bagian belakang
casing. Jika masalah berlanjut, gantilah keyboard. Soket keyboard dari
jenis PS-2 lebih rawan rusak daripada jenis USB.
- Beep
7 x – Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu
diganti.
- Beep
8 x – Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada
slot. Solusinya sama dengan masalah RAM di atas.
- Beep
9 x – BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti
chipset BIOS atau motherboard.
- Beep
10 x – Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error).
Kemungkinan perlu penggantian motherboard.
- Beep
11 x – Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya
kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah
habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru.
2. Kode Error Suara Untuk Jenis
Award-BIOS
- Beep
1x panjang terus menerus : RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep
1x panjang, 1x pendek : Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
- Beep
1x panjang, 2x pendek : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan
benar
- Beep
1x panjang, 3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
- Beep
1x panjang, 9x pendek : Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang
untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS
baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika
Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal.
Beep pendek tak terputus : Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru.
Ada 2 kode beep utama untuk Award BIOS:
- 1x
beep panjang dan 2x beep pendek – Video error, VGA bermasalah. Periksa
posisi VGA card.
- 2x
beep pendek – Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen
yang lain.
3. Kode Error Suara Untuk Jenis
Phoenix-BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan
oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
- Beep
1 – 1 – 4 – BIOS mengalami kerusakan.
- Beep
1 – 2 – 1 – Motherboard rusak.
- Beep
1 – 3 – 1 – Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep
3 – 1 – 1 – Motherboard rusak
- Beep
3 – 3 – 4 – Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep
1 – 1 – 4 – 1 – Processor bermasalah (Cache Error)
- Beep
1 – 2 – 2 – 3 – Baterai CMOS minta diganti/BIOS bermasalah (BIOS ROM
Checksum)
- Beep
1 – 3 – 1 – 1 – DRAM Refresh Test
- Beep
1 – 3 – 1 – 3 – Keyboard controller test
- Beep
1 – 3 – 4 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on address line xxxx). Cek
memory
- Beep
1 – 3 – 4 – 3 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of low byte
of memory bus)
- Beep
1 – 4 – 1 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of high byte
of memory bus)
- Beep
2 – 1 – 2 – 3 – ROM copyright notice
- Beep
2 – 2 – 3 – 1 – Test for unexpected interrupts
B. Kode Pesan Teks
Sama
halnya dengan kode suara diatas, kode pesan berupa teks ini pun berbeda-beda
setiap BIOS-nya. Mari disimak dibawah ini!
1. Kode Error Pesan Teks Untuk Jenis
AMI-BIOS

2. Kode Error Pesan Teks Untuk
Jenis Award-BIOS
|
BIOS ROM checksum error – System halted
|
Kode checksum BIOS dalam chip BIOS chip tidak
sama, mengindikasikan bahwa kode BIOS mungkin rusak atau tidak lengkap. Ganti
BIOS.
|
|
CMOS battery failed
|
Batere CMOS sudah tidak berfungsi. Ganti batere
dengan yang baru.
|
|
CMOS checksum error – Defaults loaded
|
Checksum CMOS tidak sama, oleh karena itu sistem
memuat setelan default. Kesalahan checksum biasanya diindikasi oleh CMOS yg
rusak atau karena batere BIOS yg sudah lemah.
|
|
CMOS CHECKSUM ERROR DISK BOOT FAILURE, INSERT
SYSTEM DISK AND PRESS ENTER
|
Checksum CMOS tidak sama. Hal ini diindikasikan
data CMOS rusak. Atau bisa jadi batere CMOS yg sudah lemah.
|
|
CPU at nnn
|
Menunjukkan CPU berjalan pada kecepatan nnn Hertz.
|
|
DISKETTE DRIVES OR TYPES MISMATCH ERROR – RUN
SETUP
|
Jenis drive disket tidak sama dengan yg disetel di
CMOS. Jalankan Setup untuk dikonfigurasi ulang ke jenis drive yg sesuai.
|
|
Display switch is set incorrectly
|
Saklar layar pada papan induk ada kalanya bisa
disetel untuk layar monokrom atau berwarna. Pesan kesalahan ini diindikasikan
kemungkinan saklar tersebut disetel berbeda dengan setelan pada SETUP.
Tentukan setelan mana yg benar atau matikan sistem dan ubah saklar, atau
masuk ke SETUP untuk mengubah pilihan layar video.
|
|
DISPLAY TYPE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
|
Pada saat terakhir mematikan sistem, adapter layar
telah berubah. Anda harus mengkonfigurasi ulang sistem untuk jenis layar yg
baru.
|
|
EISA Configuration Checksum Error
|
Hasil ceksum RAM EISA yg nonvolatile salah atau
saat pengujian tidak dapat mengakses slot EISA. Hal ini bisa diindikasikan
memory EISA yg nonvolatile rusak atau salah setelan. Atau bisa juga dengan
memantapkan kartu EISA lebih dalam.
|
|
EISA Configuration Is Not Complete
|
Informasi konfigurasi slot yg disimpan pada memory
EISA nonvolatile tidak lengkap.
|
|
ERROR ENCOUNTERED INITIALIZING HARD DRIVE
|
Hard drive tidak dapat dikenal. Pastikan
adapternya dipasang dengan benar dan semua kabel-kabel terpasang dengan
mantap. Juga pastikan setelan jenis hard drive sama dengan setelan SETUP.
|
|
ERROR INITIALIZING HARD DISK CONTROLLER
|
Pengendali tidak dapat dikenal. Pastikan kartu
adapter terpasang dengan benar pada slotnya. Selain itu pastikan setelan
jenis harddrive di SETUP benar. Juga cek setelan jumper yang ada pada
harddrive.
|
|
FLOPPY DISK CONTROLLER ERROR OR NO CONTROLLER
PRESENT
|
Pengendali floppy drive tidak ditemukan atau
dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang dengan mantap dan benar. Jika
floppy drives tidak dipasang, pastikan setelah Diskette Drive dalam SETUP
dipilih “None”.
|
|
Floppy disk(s) fail
|
Pengendali floppy drive tidak ditemukan atau
dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang dengan mantap dan benar. Jika tidak
ada floppy drives yg dipasang, pastikan setelan di SETUP untuk ini di “None”
atau “Auto”.
|
|
HARD DISK initializing
|
Tunggu beberapa saat, beberapa hard drive
membutuhkan waktu untuk dikenali.
|
|
HARD DISK INSTALL FAILURE
|
Pengendali hard drive or atau drive-nya tidak
ditemukan. Pastikan pengendali dipasang secara benar. Jika hard drives tidak
dipasang, pastikan setelan Hard Drive diset “None”.
|
|
Hard disk(s) diagnosis fail
|
Sistem mungkin menjalankan rutinitas diagnosa
disk. Pesan ini muncul bila satu atau lebih hard disk rusak saat proses
diagnosa.
|
|
Hard disk(s) diagnostic fail
|
Sistem mungkin menjalankan rutinitas diagnosa
disk. Pesan ini muncul bila satu atau lebih hard disk rusak saat proses
diagnosa.
|
|
Invalid EISA Configuration
|
Memory nonvolatile yg mengandung informasi
konfigurasi EISA mungkin diprogram salah atau menjadi rusak. Jalankan alat
bantu konfigurasi EISA configuration untuk memperbaiki program di memory.
|
|
Keyboard error or no keyboard present
|
Tidak dapat mengenal keyboard. Pastikan keyboard
terpasang dan tidak ada kunci yg tertekan saat proses boot. Jika anda
menginginkan menjalankan sistem tanpa keyboard, pastikan kondisi berhenti
pada kesalahan di SETUP pada “HALT ON ALL, BUT KEYBOARD”. BIOS akan
mengabaikan ketiadaan keyboard dan melanjutkan proses boot.
|
|
Keyboard is locked out – Unlock the key
|
Pesan ini muncuk bila ada satu atau lebih tombol
keyboard yg tertekan saat pengujian keyboard. Pastikan tidak ada benda yg
menekan diatas keyboard.
|
|
Memory Address Error at…
|
Terjadi kerusakan alamat memory pada lokasi
tertentu. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk memetakan dan menentukan
chip memory mana yang rusak, lalu anda bisa menggantinya.
|
|
Memory parity Error at…
|
Kesalahan memory parity pada lokasi tertentu. Anda
dapat menggunakan informasi ini untuk memetakan dan menentukan chip memory
mana yang rusak, lalu anda bisa menggantinya.
|
|
MEMORY SIZE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
|
Kapasitas memory berubah semenjak boot terakhir.
Dalam modus EISA, gunakan utilitas konfigurasi untuk mengeset ulang memory.
Di modus ISA, masuk ke SETUP, dan masukkan jumlah kapasitas memory.
|
|
Memory Test
|
Pesan ini muncul saat pengujian penuh terhadap
memory.
|
|
Memory Test Fail
|
Jika POST mendeteksi kesalahan saat menguji
memory,muncul informasi tambahan tentang jenis dan loksi kesalahan memory
secara spesifik.
|
|
Memory Verify Error at…
|
Mengindikasikan kesalahan saat meverifikasi nilai
yang telah ditulis di memory. Gunakan informasi ini untuk mementukan chip
memory mana yg perlu diganti.
|
|
No boot device was found
|
Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada boot device
tidak terdeteksi atau tidak ada file system boot yg cocok. Masukkan disket
system kedalam drive A: dan tekan ENTER. Jika anda berasumsi system akan
melakukan boot ke harddrive, pastikan pengendalinya terpasang sempurna. Juga
pastikan harddrive telah diformat sebagai boot device. Lalu reboot system.
|
|
OFFENDING ADDRESS NOT FOUND
|
Pesan ini berhubungan dengan pesan error I/O
CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak
dapat diisingkirkan.
|
|
OFFENDING SEGMENT:
|
Pesan ini berhubungan dengan pesan error I/O
CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak
dapat diisingkirkan.
|
|
Override enabled – Defaults loaded
|
Jika system tidak bisa boot dengan konfigurasi
CMOS, BIOS bisa mengambilalih konfigurasi saat ini dengan setelan BIOS
defaults yg telah didesain untuk operasi lebih stabil, dan sistem bekerja
dengan kinerja minimal.
|
|
PRESS ANY KEY TO REBOOT
|
Pesan ini akan ditampilkan pada bagian bawah
layar. Tekan tombol apa saja untuk mereboot system.
|
|
Press ESC to skip memory test
|
Anda bisa menekan tombol ESC untuk melewati
pengujian memory secara menyeluruh.
|
|
PRESS F1 TO DISABLE NMI, F2 TO REBOOT
|
Ketika BIOS mendeteksi kondisi “non-maskable
interrupt” saat proses boot, hal ini memperbolehkan anda untuk menonaktifkan
NMI dan melanjutkan proses boot, atau anda dapat melakukan reboot system
dengan kondisi NMI berfungsi.
|
|
Press TAB to show POST screen
|
System buatan OEM biasanya menggantikan tampilan
Award BIOS POST dengan logo mereka. Dengan menekan “TAB”, bisa melihat
tampilan Award BIOS POST.
|
|
Primary master hard disk fail
|
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE
posisi primary master.
|
|
Primary slave hard disk fail
|
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE
posisi primary salve.
|
|
RAM PARITY ERROR – CHECKING FOR SEGMENT…
|
Menunjukkan adanya kesalahan parity dalam RAM.
|
|
Resuming from disk, Press TAB to show POST screen
|
BIOS Award menawarkan fitur save-a-disk untuk
komputer notebook. Pesan ini biasanya muncul saat pengguna merestart sistem
setelah mematikan komputer ke modus save-to-disk. Lihat pesan setelah TAB
ditekan untuk melihat pemaparan dari fitur ini.
|
|
Secondary master hard disk fail
|
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE
posisi secondary master.
|
|
Secondary slave hard disk fail
|
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE
posisi secondary slave.
|
|
Should Be Empty But EISA Board Found
|
Identitas papan EISA ditemukan pada slot yg
dikonfigurasi tidak terdapat papan EISA.
|
|
Should Have EISA Board But Not Found
|
Papan EISA telah dipasang tapi tidak merespon
permintaan, atau tidak ada identitas papan pada slot tertentu.
|
|
Slot Not Empty
|
Terjadi saat slot yg diperkirakan kosong oleh
utilitas konfigurasi EISA sebenarnya terdapat papan EISA.
|
|
SYSTEM HALTED. (CTRL-ALT-DEL) TO REBOOT…
|
Proses boot digagalkan dan sistem harus di reboot.
Tekan dan tahan tombol Ctrl & Alt lalu tekan kunci Del.
|
|
Wrong Board In Slot
|
Identitas papan tidak cocok dengan identitas yg
disimpan pada memory nonvloatile EISA
|
C. Kode Angka
Catatan:
- Penyebab yang paling mungkin adalah terdaftar pertama.
- Sebuah kesalahan numerik ditampilkan untuk setiap kesalahan yang terdeteksi di POST atau sistem operasi.
- Dalam display dan bisa menjadi nomor apapun.
- Penyebab yang paling mungkin adalah terdaftar pertama.
- Sebuah kesalahan numerik ditampilkan untuk setiap kesalahan yang terdeteksi di POST atau sistem operasi.
- Dalam display dan bisa menjadi nomor apapun.
|
Kode kesalahan
|
Gejala atau kesalahan
|
Bidang diganti unit atau tindakan,
secara berurutan
|
|
0175
|
CRC1 buruk, hentikan tugas POST. The checksum
EEPROM tidak benar.
|
Board sistem
|
|
0176
|
Sistem Keamanan. Sistem ini telah dirusak.
|
|
|
0177
|
Bad SVP data. Berhenti POST tugas.
|
Board sistem
|
|
0182
|
Bad CRC2. Masukkan Setup BIOS dan Load
Defaults Setup.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0185
|
Bad pengaturan urutan startup. Masukkan Setup
BIOS dan Load Defaults Setup.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0187
|
EAIA akses data error. Akses ke EEPROM gagal.
|
Board sistem
|
|
0188
|
Valid serialisasi RFID informasi area atau CRC2
buruk.The checksum EEPROM tidak benar.
|
Board sistem
|
|
0189
|
Valid konfigurasi RFID informasi daerah. The
checksum EEPROM tidak benar.
|
Board sistem
|
|
0190
|
Kritis baterai kesalahan rendah
|
|
|
0191
|
Sistem Keamanan. Valid Perubahan remote
diminta.
|
|
|
0192
|
Sistem Keamanan. Keamanan hardware tertanam
tamper terdeteksi.
|
Board sistem
|
|
0195
|
Keamanan tamper hardware terdeteksi
|
|
|
0196
|
Perangkat keras keamanan dihapus
|
|
|
0197
|
Valid perubahan remote diminta
|
Konfigurasi remote untuk chip keamanan telah
gagal. Konfirmasikan pengoperasian dan coba lagi.
|
|
0199
|
Sistem Keamanan. Keamanan password coba
hitung melebihi.
|
|
|
01C8
|
Lebih dari satu perangkat modem
ditemukan. Hapus salah satu dari mereka. Tekan Esc untuk
melanjutkan.
|
|
|
01C9
|
Lebih dari satu Ethernet perangkat yang
ditemukan.Hapus salah satu dari mereka. Tekan Esc tombol
untuk melanjutkan.
|
|
|
01CA
|
Lebih dari satu perangkat Wireless LAN
ditemukan.Hapus salah satu dari mereka.
|
|
|
0200
|
Hard drive kesalahan. Hard drive tidak
bekerja.
|
|
|
021x
|
Keyboard error
|
Jalankan tes interaktif keyboard dan perangkat
input tambahan
|
|
0220
|
Memantau kesalahan jenis. Tipe monitor tidak
sesuai dengan yang tertera pada CMOS.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0230
|
Bayangan RAM error. RAM bayangan kegagalan di
nnnn offset.
|
Board sistem
|
|
0231
|
Sistem RAM error. Sistem RAM kegagalan di
nnnn offset.
|
|
|
0232
|
Diperpanjang RAM kesalahan. RAM diperpanjang
kegagalan di nnnn offset.
|
|
|
0250
|
Sistem baterai kesalahan. Sistem baterai
sudah mati.
|
Ganti baterai cadangan. Kemudian
jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan
tanggal.
|
|
0251
|
Sistem CMOS checksum yang buruk. Konfigurasi
default yang digunakan.
|
Ganti baterai cadangan. Kemudian
jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
|
|
0252
|
Sandi checksum buruk. Sandi dihapus.
|
Mereset password dengan menjalankan BIOS
Setup Utility
|
|
0260
|
Sistem timer error
|
|
|
0270
|
Real time jam error
|
|
|
0271
|
Tanggal dan waktu kesalahan. Baik tanggal
maupun waktu diatur dalam komputer.
|
Jalankan Setup Utility BIOS untuk
mengatur ulang waktu dan tanggal
|
|
0280
|
Sebelumnya booting tidak lengkap. Konfigurasi
default yang digunakan.
|
|
|
02B2
|
Salah mendorong tipe A
|
|
|
02D0
|
Sistem cache error
|
CPU
|
|
02F0
|
CPU ID: xx Gagal
|
|
|
02F4
|
EISA CMOS tidak dapat ditulis
|
|
|
02F5
|
DIMM uji kegagalan
|
|
|
02F6
|
Software NMI kegagalan
|
|
|
02F7
|
Gagal-aman waktu NMI kegagalan
|
|
|
1.801
|
Docking station Terlampir tidak didukung
|
Matikan komputer dan lepaskan dari stasiun docking
|
|
1.802
|
Kartu jaringan tidak sah terpasang masuk Matikan
dan lepaskan kartu PCI jaringan Mini.
|
|
|
1.803
|
Kartu putri tidak sah terpasang masuk Matikan dan
lepaskan kartu putri.
|
|
|
1.804
|
Kartu WAN tidak sah terpasang masuk Matikan dan
lepaskan kartu WAN.
|
|
|
1.805
|
Tidak sah Wireless USB card terpasang-Matikan dan
lepaskan kartu USB Wireless.
|
|
|
1.810
|
Hard drive partisi tata letak kesalahan
|
|
|
1.820
|
Lebih dari satu pembaca sidik jari eksternal
terpasang.Matikan dan hapus semua kecuali pembaca yang Anda tetapkan dalam
sistem operasi utama Anda.
|
Keluarkan semua kecuali pembaca yang diatur untuk
otentikasi
|
|
1.830
|
Memori yang tidak valid konfigurasi - Matikan dan
menginstal modul memori ke Slot-slot 0 atau lebih rendah.
|
Instal DIMM di Slot-0, tapi tidak dalam Slot-1.
|
|
2.000
|
Hard Drive diagnostik Active Protection sensor
gagal.Tekan Esc untuk melanjutkan. Tekan F1 untuk
masuk keSETUP .
|
|
|
2.010
|
Peringatan: hard drive internal Anda (HD) mungkin
tidak berfungsi dengan benar pada sistem ini. Pastikan bahwa Anda HD
didukung pada sistem ini dan bahwa firmware HD terbaru diinstal.
|
Jika di teluk utama pelanggan yang menggunakan
non-IBM, non-Lenovo hard drive, atau generasi hard drive IBM tua yang tidak
didukung oleh sistem ini, dengan resiko dalam pikiran, pelanggan masih dapat
menggunakannya dengan menekan ESC . Jika di teluk drive utama pelanggan
yang menggunakan IBM didukung atau hard drive Lenovo dengan firmware lama,
kemudian perbarui firmware-nya ke terbaru.
|
|
2.100
|
Inisialisasi kesalahan pada HDD0 (hard drive
Utama)
|
|
|
2.102
|
Inisialisasi kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard
drive)
|
|
|
2.110
|
Baca kesalahan pada HDD0 (hard drive Utama)
|
|
|
2.112
|
Baca kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard drive)
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar